RSS

WULAN

26 Apr

Wulan itu namanya, tapi aku lebih sering mamanggilnya dengan sebutan ulan. Dia adalah teman dari kecil hingga sekarang, banyak kenangan yang telah aku lalui dengannya dari kejadian lucu, konyol sampai kejadian yang  menyeramkan. Ada saja kejadian-kejadian yang tak terduga ketika aku sedang bersamanya. Waktu di sekolah dasar aku selalu bermain dengannya, bahkan ketika aku  pergi ke toilet di sekolah aku selalu meminta ulan untuk menemaniku, mungkin karena terlalu sering minta ditemani ke toilet ulan agak kesal sehingga dia memberi syarat agar mau menemaniku pergi ke toilet yaitu dengan membayarnya sebesar Rp. 100.

Dari berangkat sampai pulang sekolah aku selalu bersamanya, pernah sekali ketika pulang sekolah aku bertukar tas dan sepatu dengannya dijalan raya, sehingga menimbulkan tawa yang sangat berisik dikarenakan ketika kami bertukar sepatu ternyata sepatu yang ditukar satu sama lain tidak cukup, aku memakai sepatunya ulan itu terlalu kecil dikakiku sebaliknya sepatuku sedikit kebesaran untuknya sehingga aku dan dia berjalan perlahan-lahan. Selain itu, kami juga pernah mengalami kejadian yang menyeramkan. Saat malam senin waktu ulan memintaku untuk mengantarnya memberi  uang pada omnya untuk membeli jeruk yang akan dipakai di acara pernikahan kakak sepupunya, dimalam itu aku dan dia tersesat disebuah gang kecil saat itu suasananya agak sedikit tegang karena itu adalah jalan buntu dan ketika aku menoleh kesebelah kanan ternyata itu adalah kebun pohon pisang yang sangat luas dan waktu ulan menoleh kesebelah kiri ternyata itu ada rumah dan toilet yang sudah tak terpakai alias rumah kosong dengan pintu yang sudah rusak, disitu aku langsung berkeringat karena takut dan kami berdua hanya teerdiam karena kaget juga bingung, beberapa detik kemudian setelah kami berdua ketakutan dan akan meninggalkan tempat itu, untungnya saja ada seorang bapak memanggil dan memberitahu kalau kita salah jalan, kita berdua langsung lari menu bapak itu dan bertanya dimana rumah om yang akan temanku berikan uang itu.  Setelah diberitahu akhirnya kami meninggalkan tempat itu dengan tertawa sambil ketakutan. Itu adalah sebagian kisah pertemananku dan ulan yang pernah kita berdua alami.

 
Leave a comment

Posted by on April 26, 2014 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: