RSS

REVIEW I

29 Oct

KINERJA PELAYANAN KOPERASI

Oleh :

Dartu

Program Studi Pendidikan Ekonomi Koperasi

FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo

Nomor 69 Tahun XX Maret 2007

 

I. Pemberdayaan Koperasi

          Dengan berubahnya kondisi lingkungan, khususnya terjadi pada era reformasi demokrasi yang menyangkut aspek ekonomi maupun berbagai aspek lainnya menimbulkan perubahan tantangan, kesempatan dan tuntunan bagi pembinaan dan pengembangan koperasi. Penciptaan iklim yang kondusif dan pemberian kesempatan yang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk berkoperasi  dengan peningkatan kemudahan akses terhadap sumber modal, teknologi, pasar, informasi, SDM, organisasi dan manajemen (Kepmen Koperasi dan PKM Nomor 19/KEP/MENEGIII/2000). Selanjutnya disebutkan (Kepmen Koperasi dan PKM Nomor 19/KEP/MENEG/III/2000) bahwa sasaran pemberdayaan dan pengembangan koperasi adalah (1) meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat untuk berkoperasi, dan (2) meningkatnya peran koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat maupun sebagai badan usaha dalam menyejahterakan anggota dan masyarakat.

          Koperasi merupakan bentuk organisasi ekonomi yang kegiatannya menghasilkan produk dan jasa yang dapat dimanfaatkan oleh anggotanya secara optimal. Anggota merupakan faktor utama yang harus diperhatikan, sebab anggota berpengaruh terhadap kelangsungan dan keberhasilan suatu koperasi. Dengan demikian, koperasi tidak hanya dipandang dari segi kemampuan untuk menghasilkan barang dan jasa melainkan harus dapat memuaskan para anggotanya. Apabila koperasi dapat memuaskan para anggotanya, maka akan mendorong anggota untuk meningkatkan partisipasinya, yang pada akhirnya tujuan koperasi dapat tercapai (IKOPIN, 2008:2).

          Pemberdayaan dan pengembangan koperasi juga dibuat agar koperasi mampu memiliki daya saing dan inovasi yang mampu meningkatkan tawarnya. Wujud kemampuan koperasi adalah terbangunnya koperasi yang berkualitas, yang diukur dari 6 aspek yaitu (1) Aspek Badan Usaha Aktif, ditunjukan dengan berjalannya mekanisme manajemen koperasi, seperti rapat tahunan (RAT), audit, proses perencanaan, dan ketaatan terhadap peraturan perundangan yang berlaku, (2)  Aspek Kinerja Usaha yang Semakin Sehat, ditunjuknya dengan membaiknya struktur permodalan, kodisi penyediaan dana, penambahaan asset, peningkatan volume usaha, peningkatan kapasitas produksi, dan peningkatan keuntungan, (3) Aspek Kohesivitas dan partisipasi anggota, ditunjukan dengan keterikatan anggota terhadap anggota lain maupun terhadap organisasi, dalam hal rasa tanggung renteng atau kemauan untuk berbagi resiko (risk sharing) tingkat pemanfaatan pelayanan koperasi, serta ukuran-ukuran kuantitatif lainnya, seperti rasio peningkatan jumlah anggota, prosentase pelunasan simpanan wajib, dan prosentase besaran simanan sukarela, (4) Aspek orientasi kepada pelayanan anggota, ditunjukan dengan beberapa hal, seperti keterkaitan antara usaha koperasi dengan usaha anggota, kegiatan penerangan dan penyuluhan terkait dengan usaha anggota, kegiatan pendidikan dan pelatihan baagi anggota serta besaran transaksi usaha yang dilakukan antara koperasi dengan usaha anggotanya, (5) Aspek Pelayanan Kepada Masyarakat, ditunjukan dengan seberapa jauh usaha yang dijalankan koperasi dapat menyerap tenaga kerja setempat serta seberapa banyak jumlah layanan koperasi yang dapat dinikmati oleh masyarakat umum termasuk peran koperasi ikut mereduksi kemiskinan masyarakat setempat, dan (6) Aspek Kontribusi terhadap pembangunan daerah, ditunjukan dengan ketaatan koperasi sebagai wajib pajak dalam membayar pajak serta berbagai bentuk dukungan sumber daya terhadap kegiatan pembangunan daerah (Permeneg Koperasi dan UKM Nomor 22/Per/M.KUKM/IV/2007).

          Aspek orientasi yang diberikan bermaksud agar para anggota loyal (berpartisipasi aktif) terhadap koperasi. Loyalitas anggota akan terjadi jika anggota mendapat kepuasan dalam pelayanan. Pelayanan yang dilaksanakan oleh personal koperasi merupakan media pendukung dalam kegiatan operasional sehari-hari. Pelayanan yang dilakukan merupakan realisasi dari kinerja koperasi.

DAFTAR PUSTAKA :

As’ad M. 2001. Psykologi Industri. Yogyakarta : Liberty

Bayu Krisnamurthi. 2002. Membangun Koperasi Berbasis Anggota Dalam Rangka Pengembangan Ekonomi Rakyat. Jurnal Ekonomi Rakyat. Jakarta

Byars & Rue. 1991. Human Resources Managemen. Boston : Irwin.

Bernandian & Russel. 1993. Human Resources Management. Singapore : McGraw-Hill Inc.

IKOPIN. 2008. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan. Keputusan Menteri Negara Koperasi dan Pengusaha Kecil Menengah Republik Indonesia Nomor : 19/KEP/III/2000 tentang Pedoman Kelembagaan dan Usaha Koperasi.

Hanel. 1985. Toward Adjusted Patterns of Cooperatives in Developing Countries. Bonn.

Milkovich & Boudreau. 1997. Human Resources Managemen. Chicago : Irwin

Miner. 1998. Organizational Behavior : Perfomance and Productivity. New York : Random House Inc.

Nawawi Hadori. 1998. Manajer SDM untuk Bisnis Yang Kompetatif. Yogyakarta : Gajah Mada University Press.

Ria Herdhiana. 2007. Upaya Untuk Mencapai Keberhasilan Berwirausaha di Kopeasi. Jurnal Pendidikan dan Budaya

S. Pantja Djati, 2005 : 48-59; Pengaruh Kinerja Karyawan Terhadap Kepuasan; Jurnal Manajemen & Kewirausahaan; Vol. 7, No. 1, Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Petra

Tulus Tambunan. 2008. Prospek Perkembangan Koperasi di Indonesia ke Depan : Masih Relevankah Koperasi di Dalam Era Modernisasi Ekonomi. Penelitian Dosen Fakultas Ekonomi Trisakti.

Timpe. 1992. The art and Science of Business Managemen Perfomance. New York : Kend Publishing Inc.

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.

 
Leave a comment

Posted by on October 29, 2013 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s